Sumpah, saya baru tahu kalau ternyata telah terjadi pergeseran makna frase auctor intelectualis yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi aktor intelektual. Ah, ke mana saja saya selama ini.
(more…)
Kalau dulu merdeka dan mati merupakan dua pilihan yang tentu saja harus kita pilih, sekarang merdeka dan mati adalah konsekuensi yang harus dijalani. Keduanya. Kita merdeka tapi pada saat yang bersamaan kita juga sedang menuju ke arah kematian. Tentu saya tidak sedang membicarakan kematian dalam arti harfiah karena kata merdeka menyiratkan makna bahwa kita hidup, bukan?