archives

Bahasa

This category contains posts

Resolusi

Saat menjelang pergantian tahun seperti ini orang biasanya beramai-ramai membuat resolusi. Bentuknya bisa macam-macam. Ada yang bilang ingin menikah, ingin langsing, mau rajin kuliah, mau tepat waktu, mau lebih produktif, ingin penerbitkan buku, mau belajar memasak, dan banyak resolusi lain yang tertulis di dinding teman-teman saya. Itu resolusi mereka. Resolusi saya?
(more…)

Table checker

Beberapa waktu lalu teman saya datang dari Bandung dan kami sepakat bertemu di sebuah restoran di Botani Square. Setelah memesan makanan, beberapa kali datang seorang pramusaji yang menanyakan pesanan kami. Apakah sudah lengkap atau masih ada yang kurang. Mulanya biasa saja. Sampai suatu saat saya tergelitik membaca tulisa di name tag-nya karena tulisan itu sangat besar untuk kartu seukuran kartu pos itu. Tulisannya berbunyi “Checker Table”. Baru kemudian saya berpikir, barangkali karena pekerjaannya adalah menge-check meja (dalam bahasa Inggris disebut table), ia disebut checker table.
(more…)

Absensi

Terjadi lagi. Saya membaca surat kabar berbahasa Indonesia dan sebagai orang Indonesia saya jadi bingung dibuatnya. Saya tidak tahu, apakah anda juga mengalami kebingungan yang sama.
(more…)

Auctor intellectualis

Sumpah, saya baru tahu kalau ternyata telah terjadi pergeseran makna frase auctor intelectualis yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi aktor intelektual. Ah, ke mana saja saya selama ini.
(more…)

Merdeka dan Mati

Kalau dulu merdeka dan mati merupakan dua pilihan yang tentu saja harus kita pilih, sekarang merdeka dan mati adalah konsekuensi yang harus dijalani. Keduanya. Kita merdeka tapi pada saat yang bersamaan kita juga sedang menuju ke arah kematian. Tentu saya tidak sedang membicarakan kematian dalam arti harfiah karena kata merdeka menyiratkan makna bahwa kita hidup, bukan?

(more…)